INI HALAMAN BLOG

Mengulik Alasan Kamu Harus Menjadi Seorang Entrepreneur Muda

entrepreneur muda
Illustrasi entrepreneur (Pexels.com)

Sebagai kaum millenial, banyak anak-anak muda yang bercita-cita menjadi seorang entrepreneur atau pengusaha. Terutama bagi mereka yang memiliki bakat untuk mengembangkan sebuah bisnis saat masa sekolah.

Tak hanya karena tantangannya, menjadi seorang pengusaha bisa menjadi sebuah batu loncatan untuk karir yang lebih cemerlang. Tak hanya itu, menjadi pengusaha juga mendorong para kaum millenial untuk berpikir lebih kreatif dan bijaksana. Banyak pembelajaran serta keuntungan yang didapatkan sebagai seorang entrepreneur muda.

Sayangnya, tak semua kaum millenial menyadari akan keuntungan yang akan didapatkan dengan menjadi seorang entrepreneur. Nah, agar kamu tidak putus asa duluan kali ini EasyPay akan membocorkan beberapa alasan yang bisa kamu dapatkan ketika kamu memutuskan menjadi seorang entrepreneur.

Skill dan Pengetahuan


Jika kamu menjadi seorang pengusaha di tahun 2019 ini akan mengajarkanmu untuk belajar berbagai keterampilan khususnya dalam mengelola bisnis. Kamu secara tidak langsung akan terus menerus meningkatkan skill mu di bidang marketing, iklan berbayar, media sosial, serta keterampilan lainnya.

Tak hanya itu, sebagai seorang pebisnis muda kamu akan belajar bagaimana mengelola uang dengan sebuah software. Jadi tak hanya meningkatkan skill marketing saja tapi juga akuntansi dan sales.

Meningkatkan Kreativitas Dalam Berinovasi

Hal itulah yang menjadi salah satu tantangan tapi juga keuntungan menjadi seorang pengusaha. Kamu selalu dituntut untuk menemukan suatu hal baru yang lebih unik dibandingkan dengan bisnis lainnya. Percaya deh, sekali kamu menemukan ide gila yang bermanfaat pasti kamu ingin mengeksplor ide-ide lainnya.

Memiliki Waktu yang Lebih Panjang

Sebagai pebisnis muda yang baru memulai bisnis, kamu masih memiliki waktu yang lebih panjang ketimbang dengan pebisnis berumur 40an tahun. Tak hanya itu, waktu yang kamu miliki untuk mendapatkan pengalaman juga lebih panjang ketimbang pebisnis lainnya.

Ambil contoh, William Tanuwijaya, CEO Tokopedia yang merupakan salah satu situs e-commerce terbesar di Indonesia. Ia mulai mengembangkan aplikasi jual-beli online di tahun 2007 silam di mana William baru menginjak umur 25 tahun.

Di umur yang terbilang cukup muda untuk memulai bisnis, ia memulai perjalanan karirnya dari sebuah ide gila yang dulunya hanya dipandang sebelah mata. Dengan kerja keras gigih dan kecerdasannya kini Tokopedia menjadi salah satu pioneer situs jual-beli di Indonesia. Tak hanya itu, dengan berbagai penghargaan yang ia dapatkan William Tanuwijaya menjadi salah satu pebisnis muda yang menginspirasi banyak pemuda-pemudi Indonesia.

Baca juga: Biaya Ini Harus Kamu Pikirkan Sebelum Membangun Startup

Sebagai seorang pebisnis muda, kamu masih memiliki waktu yang cukup banyak untuk terus berusaha. Ketika kamu menemukan kesalahan dalam strategi bisnismu, kamu masih memiliki waktu yang cukup panjang untuk memperbaiki dan terus belajar. Jadi, enggak ada salahnya untuk menjadi seorang pebisnis muda.

Kesempatan yang Lebih Besar

Dikarenakan waktu yang masih cukup panjang untuk melakukan banyak eksperimen, kesempatan untuk mengeksekusi ide yang kreatif tentunya juga lebih besar. Sebagai pebisnis muda, peluang ini tak terhitung jumlahnya. Dan semua peluang ini akan muncul tanpa diduga-duga.

Masa muda memungkinkanmu untuk hidup dari berbagai peluang. Jadi, kenapa tidak untuk mencoba sebuah kesempatan menjadi seorang pebisnis muda?

Baca juga: Bisnis Minim Modal Ini Bisa Kamu Jadikan Resolusi 2019 Nanti, Mau?

Jaringan atau Networking

Jangan salah loh, sebagai pebisnis muda kamu bisa membangun jaringan yang lebih besar ketimbang dengan yang sudah berumur 40 tahunan. Diumur yang masih sangat muda, kamu bisa melancarkan strategi marketing dengan cara personal approach kepada siapapun bahkan diumur yang terpaut jauh denganmu.

Tak hanya itu, anak muda akan lebih familiar dengan jaringan media sosial. Hal ini bisa kamu jadikan salah satu keuntungan sendiri di mana kamu bisa menjalankan promosi di berbagai media sosial yang ada.

Suka dengan artikel ? Bagikan ke orang terdekat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *