INI HALAMAN BLOG

Niat Menabung? Ini Dia Jumlah Uang yang Harus Kamu Tabung Setiap Bulannya

tips menabung di easypay
Illustrasi wanita menghitung uang (Pexels.com)

Siapa dari kamu yang tak ingin meraih kemandirian finansial? Mandiri secara finansial artinya kamu memiliki uang yang cukup untuk melakukan apapun yang diperlukan tanpa ada rasa khawatir mengenai kondisi keuanganmu.

Agar mencapai tujuan tersebut, salah satu yang harus kamu lakukan tentunya menyimpan sebagian dari gajimu untuk menabung. Sayangnya, nggak semua kaum millenial bisa melakukan hal ini.

Untuk itu, kamu perlu bertekad untuk mencapai hal tersebut kaum millenial tak hanya harus menghentikan beberapa kegiatan, namun juga harus rela untuk ‘berpuasa’ dari barang-barang yang benar-benar diinginkan. Padahal sebenarnya, jika kamu bisa mengatur keuanganmu dengan baik, kamu tak perlu ‘sengsara’ hanya untuk menyimpan uang.

Pertanyaannya adalah berapa persen jumlah uang yang harus kamu sisihkan untuk menabung?

Pertanyaan ini sudah beberapa kali dipertanyakan oleh banyak kaum millienial. Berapa banyak persentase uang yang harus kamu simpan dari penghasilan bulanan yang kamu dapatkan. Tingkat persentase tabungan adalah batu penjuru di seluruh keputusan ‘pembelian’ yang kamu lakukan. Hal ini juga mempengaruhi segala keputusan besar finansial lainnya, seperti membeli rumah hingga keadaan darurat.

Baca juga : Ternyata Kesalahan Ini Sering Dilakukan Wanita Dalam Mengelola Keuangan

Untuk jumlah yang harus ditabung, jawabannya adalah bervariasi. Orang yang berusia 20 tahun, memiliki waktu yang cukup panjang hingga pensiun sehingga dapat menghemat dengan jumlah tabungan yang lebih rendah dibandingkan generasi baby boomer yang baru mulai untuk menabung.

Menurut aturan 50/30/20 dari gagasan Senator Elizabeth Warren, kamu harus menabung sekitar 50 persen dari anggaranmu untuk semua cicilan, yaitu tempat tinggal dn makan, 30 persen untuk diskresioner, dan 20 persen untuk tabungan.

Mengapa harus 20 persen


Menurut para analisis, jika kamu berada di usia 20-an jingga 30-an dapat memperoleh investasi rata-rata 5 persen per tahun.

Menurut analisis, dengan menabung di usia 20-30 tahun dan memperoleh pengembalian investasi rata-rata lima persen per tahun, kamu harus menghemat sekitar 20 persen dari penghasilanmu agar dapat menikmati hari tua.

Beda kasus jika kamu ingin bekerja hingga akhir hayatmu, maka jumlah persentase tabungan per bulannya akan lebih sedikit. Tapi pastinya sebagai kaum millenial, kamu ingin dong sekali-kali liburan atau menggunakan uang darurat jika suatu hal terjadi, misalnya saja apabila mobilmu mengalami kerusakan.

Diluar itu, bagaimanapun kamu harus menabung selagi kamu kerja karena apabila tidak, kita tak memiliki simpanan di hari tua yang menyebabkanmu harus meminjam uang dari bank ketika usia sudah non-produktif.

Bagaimana jika kamu tak mampu menabung hingga 20 persen penghasilan Anda?

Kalau kamu masih belum mampu menyisihkan uang hingga 20 persen dari gajimu, kamu bisa memulainya dengan nominal 1 persen saja. Lalu per bulan atau per tahunnya naik dua persen hingga mencapai 5 persen. Semakin naik gajimu, semakin besar juga jumlah tabunganmu.

Kalau sudah mencapai 5 persen, coba push dirimu untuk menabung sekitar 10 persen dari gajimu. Walaupun terdengar sangat gila dan terikat, ingat bahwa di hari tua kamu dapat menikmati uang yang kamu kumpulkan saat masih dalam usia produktif.

Suka dengan artikel ? Bagikan ke orang terdekat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *